Sudah menjadi trik korlap, jika waktu korlap akan banyak mendampingi tim2 yang lemah. Dari 19 hari yang sudah dilewati dibulan mei, inilah kunjungan pertama di kotaraja.
Melihat hasil pencacahan C1, pekerjaan tim bisa tergolong bagus. Cuma dikolom pekerjaan korlap ada koreksi, semisal bertani menamam jagung. Nah disini korlap menyuruh tim untuk ditambahi tanaman jagung itu lahannya milik siapa? Terus di bantu siapa?
Jadi nanti hasilnya akan seperti ini, misal; bertani menanam jagung, lahan milik sendiri, di bantu pekerja keluarga tidak dibayar.
Nah, malemnya PCL kotaraja nelpon korlap. Dan melaporkan bahwa, sebelum tadi pagi korlap datang ada pemeriksa dari TF, dan TF memberikan keterangan pada hasil C1 sudah "sip". Nah, disini PCL bingung. Mau berpedoman siapa ya?
Ada alasan personal;
1. Seperti yang kita tahu sendiri, target pencacahan untuk prov gorontalo tgl 21 Mei. Petugas kotaraja tidak sanggup bila penggati kolom pekerjaan seperti yang dimaksud di atas. Sementara pencacahan C1 Di blok terahir belum selesai.
2. Tim kotaraja tersinggung dan takut jika tidak memenuhi target akan didatangkan dari tim laen. Mereka merasa pekerjaannya tidak becus, padahal tim kotaraja sudah bekerja maksimal
(bersambung)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Dalam berkomentar, tidak menyebutkan nama tidak apa2. Namun akan lebih sopan dan saling kenal jika menyebutkan nama Anda. Maturnuwun.